Tutorial Service Laptop 88

Bios Free Download, Tutorial Service Laptop, Cara Mudah Perbaiki Laptop Tidak Ada Tampilan, Mati Total.

Wednesday, May 16, 2018

DASAR DASAR INTERNET WORKING

   Networking telah tumbuh secara eksponesial dalam 15 tahun terakhir dan mengalami perubahan yang begitu pesat mulai dari kebutuhan pengguna yang mendasar seperti berbagi data dan printer, sampai kebutuhan yang lebih tinggi seperti video conference. Pada jaringan lokal dengan jumlah komputer yang sedikit tidaklah menjadi persoalan. Tantangannya adalah bagaimana menghubungkan antar jaringan saling terkait sehingga pengguna dapat menggunakan sumber daya yang ada di jaringan besar yang merupakan gabungan dari beberapa jaringan tersebut. Komdisi lainnya adalah ketika Anda harus membagi sebuah network yang besar menjadi network-network yang lebih kecil karena untuk kerja (performance) network yang lambat. Sebuah network yang besar cenderung akan melambat akibat lalulintas data yang terlalu padat sehingga terjadi apa yang dinamakan congestion atau kemacetan (bisa Anda analogikan mobil yang banyak dengan jalan sempit). Membagi sebuah network yang besar menjadi network-network yang lebih kecil dinamakan network segmentation yang bisa dilakukan dengan menggunakan router, switch, dan bridge. Kemungkinan penyebab dari congestion di lalulintas jaringan sebagai berikut:
  • Terlalu banyak host (host artinya peralatan-peralatan yang terhubung ke jaringan yang bisa mengirimkan dan mengirimkan informasi, bisa berupa komputer, worktation, server, printer, dan lain-lain) di dalam sebuah broadcast domain.
  • Broadcast strom (badai broadcast).
  • Multicasting.
  • Bandwith yang kecil

   Router digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih network dan bertugas sebagai perantara dalam  menyampaikan data antar network. Secara default, router berfungsi membagi atau memecah sebuah broadcast domain. Broadcast domain adalah kumpulan dari peralatan-peralatan di sebuah segmen network yang menerima sebuah paket broadcast yang dikirim oleh peralatan-peralatan didalam segmen tersebut. Setiap peralatan di dalam network harus membaca dan memproses data dari broadcast tersebut. Hal ini terjadi kecuali Anda mempunyai sebuah router. Ketika interface dari router menerima paket broadcast, ia akan mengatakan tidak, terima kasih atas mengabaikan broadcast tersebut tanpa meneruskan ke network lain. Walaupun secara default router dikenal sebagai alat untuk memisahkan broadcast domain, router sebenarnya juga memisahkan collision domain (collision adalah kondisi dimana terjadi tabrakan antar data karena data-data tersebut berada pada waktu dan tempat yang sama pada sebuah kabel jaringan). Dua keuntungan menggunakan router dalam jaringan Anda adalah sebagai berikut.
  • Router secara default tidak meneruskan paket broadcast.
  • Router bisa menyaring network dengan menggunakan informasi pada layer 3 (Network layer) seperti alamat IP.

   Berbeda dengan router, switch tidak digunakan untuk menghubungkan antar network tapi digunakan untuk memaksimalkan jaringa LAN. Tugas utama dari switch adalah membuat LAN berkerja dengan lebih baik dengan mengoptimalkan untuk kerja (performance), menyediakan lebih banyak bandwith untuk pengguna untuk pengguna LAN. Tidak sepeti router, switch tidak meneruskan paket meneruskan paket kejaringan lain. Switch hanya menghubung-hubungkan frame dari satu port ke port satunya dijaringan dimana dia berada. Secara default, swicth memisahkan collision domain. Istilah collision domain adalah istilah didalam Ethernet yang menggambarkan sebuah kondisi network dimana sebuah peralatan mengirimkan paket pada sebuah segmen network, kemudian memaksa peralatan lain di segmen tersebut untuk memperhatikan paketnya. Pada saat bersamaan, peralatan yang berbeda mencoba untuk mengirimkan paket yang lain, yang mengakibatkan terjadinya collision (tabrakan). Paket yang dikirim menjadi rusak, akibatnya semua peralatan harusn melakukan pengiriman ulang paket. Sebuah kondisi yang sangat tidak efesien.  Situasi ini bisa terjadi pada jaringan yang menggunakan hub dimana setiap segmen terhubung ke sebuah hub yang dikatakan merepresentasikan hanya satu collision domain dan satu broadcast domain. Berbeda dengan hub, setiap port pada switch merepresentikan collision domain-nya masing-masing.
   Banyak yang mencampuradukan istilah bridge dengan switch. Bridge maupun switch pada dasarnya melakukan hal yang sama yaitu memisahkan collision domain pada LAN. Bridge pada umumnya hanya mempunyai dua atau empat port, sedangkan switch mempunyai 16 port bahkan sampai ratusan port. Sehingga switch disebut juga multiport bridge.